Analisis Perilaku FOMO Generasi Z dan Peran Influencer dalam Pembelian Produk Kecantikan Menggunakan Random Forest
Main Article Content
Abstract
Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) menjadi sorotan utama dalam era digital, terutama di kalangan Generasi Z yang memiliki tingkat aktivitas tinggi di media sosial. Perilaku ini mendorong keputusan pembelian impulsif, khususnya untuk produk kecantikan yang dipromosikan oleh influencer. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan antara FOMO, peran influencer, dan keputusan pembelian menggunakan algoritma Random Forest. Melibatkan 209 responden Generasi Z yang dipilih melalui purposive sampling dengan kuesioner daring. Proses Knowledge Discovery in Database (KDD) dimanfaatkan untuk mengembangkan model prediktif perilaku FOMO. Evaluasi model menggunakan parameter precision, recall, f1-score, confusion matrix, ROC curve, dan Area Under the Curve (AUC). Hasil menunjukkan akurasi model mencapai 83% dengan nilai AUC 0,85, dimana pencarian informasi dari influencer menjadi faktor paling berpengaruh. Temuan ini mengkonfirmasi efektivitas pendekatan machine learning dalam memahami perilaku konsumtif digital pada Generasi Z.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
[1] IDN Research Institute, Indonesia Gen Z Report 2024. IDN Times/IDN Media, 2024. [Online]. Available: https://cdn.idntimes.com/content-documents/indonesia-gen-z-report-2024.pdf [Accessed: Jan 9, 2025].
[2] N. J. Tuada and N. P. Raihani, “Generasi Z, Tantangan dan Peluang bagi Pendidikan,” CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan, vol. 5, no. 1, pp. 224–234, 2025, doi: 10.55606/cendikia.v5i1.3517.
[3] Statista, “Cosmetics market in Indonesia,” 2024. [Online]. Available: https://www.statista.com [Accessed: Jan 9, 2025].
[4] S. W. Zhang, Q. Wu, and R. F. Liu, “The Relationship between Neuroticism and Passive Use of Mobile Social Networks among Chinese Young Adults: The Mediating Role of Fear of Missing Out and Online Social Support,” Acta Psychologica, vol. 236, art. 103919, Jun. 2023, doi: 10.1016/j.actpsy.2023.103919.
[5] Y. A. Gunawan, I. Setyaningrum, and F. D. Sinaga, "Studi Preferensi Konsumen Perempuan Gen Z terhadap Produk Kosmetik Cina pada E-commerce Shopee," Journal of Economic, Business and Accounting (COSTING), vol. 7, no. 4, pp.10930-10940, 2024, doi: 10.31539/costing.v7i4.11317.
[6] M. Pick, “Psychological ownership in social media influencer marketing,” European Business Review, vol. 33, no. 1, 2021, doi: 10.1108/EBR-08-2019-0165.
[7] W. P. Sari et al., “Pengaruh Endorsement ‘Tasya Farasya Approved’ terhadap Brand Awareness Produk Somethinc Calm Down Cream (Survei Followers Instagram @tasyafarasya),” Journal Innovation in Education (INOVED), vol. 2, no. 2, pp. 308-318, 2024, doi: 10.59841/inoved.v2i2.1503.
[8] A. A. Ningrum, I. Putri, A. Rahmah, and P. Purnamasari, “Persepsi Konsumen terhadap Iklan Berbasis Influencer di TikTok: Studi Kasus di Indonesia,” Jurnal Pemasaran Bisnis, vol. 7, no. 1, pp. 56-71, 2025.
[9] M. R. Dausat and M. Muthohar, “Pengaruh Dimensi Kredibilitas Influencer: Attractiveness, Trustworthiness dan Expertise terhadap Niat Membeli Pada Produk ‘Safi-Skincare’”, SANTRI, vol. 2, no. 1, pp. 101–121, Dec. 2023.
[10] A. Dhir, P. Kaur, S. Chen, and K. Lonka, “Understanding Online Purchase Intentions in Cross-border E-commerce: A Three-stage Model Integrating Perceived Risk and Trust,” Information Technology & People, vol. 34, no. 3, pp. 934–959, 2021.
[11] D. Mahmud, F. N. Heryanto, H. Muzaki, and F. Mustikasari, “The Influence of Hedonic Motivation, Influencer Marketing on Purchase Decision with FOMO (Fear of Missing Out) as Mediation,” International Journal of Professional Business Review, vol. 8, no. 11, e03834, 2023, doi: 10.26668/businessreview/2023.v8i11.3834.
[12] F. K. Putri, S. R. Manalu, and J. N. S. Gono, "Pola Konsumsi Informasi Melalui Media di Kalangan Generasi Z (Studi terhadap SMAN 4, SMAN 9, SMA Mardisiswa, dan SMA Al-Azhar 14 di Kota Semarang)," Jurnal Ilmu Komunikasi, vol. 17, no. 2, pp. 1–20, 2024.
[13] O. Efendi and Giyana, "Persepsi Gen Z terhadap Penggunaan Social Media Marketing sebagai Media Komunikasi dalam Proses Keputusan Pembelian Kopi Kenangan," Jurnal Manajemen dan Ekonomi Kreatif, vol. 3, no. 1, pp. 195–208, 2025.
[14] R. A. Utamanyu and R. Darmastuti, "Budaya Belanja Online Generasi Z dan Generasi Milenial di Jawa Tengah (Studi Kasus Produk Kecantikan di Online Shop Beauty by ASAME)," SCRIPTURA, vol. 12, no. 1, pp. 58–71, Jul. 2022, doi: 10.9744/scriptura.12.1.58-71.
[15] C. N. Astuti and R. Y. E. Kusumiati, "Hubungan Kepribadian Neurotisme dengan Fear of Missing Out pada remaja pengguna aktif media sosial," Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, vol. 12, no. 2, pp. 245–258, 2021.
[16] M. C. B. Rahman, Martanto, and U. Hayati, “Analisis tingkat kecenderungan Fear of Missing Out menggunakan algoritma Random Forest pada media sosial,” JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), vol. 8, no. 1, pp. 296–302, 2024.
[17] S. Nurohanisah, R. Astuti, and F. M. Basysyar, "Deteksi Berita Palsu Menggunakan Algoritma Random Forest," JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), vol. 8, no. 1, 2024.
[18] Darmawati and D. Ramadhani, "Pengaruh Label 'Tasya Farasya Approved' Terhadap Keputusan Pembelian Produk Kecantikan," Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling, vol. 9, no. 1, 2024.
[19] A. S. Kirana, A. Damayanti, N. N. Tumanggor, and P. Purnamasari, "Pengaruh Kredibilitas Influencer, Kualitas Konten, dan Interaksi Sosial terhadap Keputusan Pembelian di E-Commerce TikTok," Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital, vol. 2, no. 2, 2025, pp. 1-9.
[20] B. H. Putri, L. V. H. Secapramana, and A. Yudiarso, "Pengaruh Penamaan Produk Oleh Konsumen Terhadap Purchase Intention Dengan Psychological Ownership Sebagai Mediator," CALYPTRA, vol. 8, no. 2, 2020, pp. 1-14.
[21] P. C. Narawati and A. Rachman, "Pengaruh Influncer, Hedonic Shopping Motive, Dan Impulse Buying Terhadap Keputusan Pembelian Pada Pengguna Tiktok Shop Di Jabodetabek," MASMAN: Master Manajemen, vol. 2, no. 1, 2024, pp. 119-132.
[22] Isalman, Ilyas, F. R. Istianandar, and Sahdarullah, "Peran Kredibilitas Influencer Lokal Di Instagram Terhadap Persepsi Kualitas dan Minat Beli Konsumen Milenial," JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi), vol. 9, no. 1, 2023, pp. 91-106.
[23] W. Yuwono, N. S. Permata, and R. Christiarini, “Analisis Pengaruh Influencer Credibility terhadap Purchase Intention Produk Skincare Lokal dengan Mediasi Brand Image, Trust, dan Brand Satisfaction,” Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan (Mankeu), vol. 13, no. 2, pp. 510–519, 2024.