Strategi Vertical Scaling dalam Meningkatkan Efisiensi Operasional Sistem Informasi Berbasis Database
Main Article Content
Abstract
Dalam sistem komputasi modern, optimasi penggunaan sumber daya seperti Central Processing Unit (CPU) dan memori manjadi faktor penting dalam mendukung performa aplikasi. Efisiensi operasional sistem informasi sangat bergantung pada kinerja infrastruktur teknologi yang mendukungnya, terutama server database yang menjadi pusat penyimpanan dan pemrosesan data. Pemanfaatan CPU dan memori secara efisien sangat dibutuhkan dalam pengelolaan server database. Kedua komponen ini berperan langsung dalam kecepatan pemrosesan query dan pengelolaan transaksi data. Beban kerja yang tinggi tanpa dukungan kapasitas hardware yang memadai dapat menyebabkan peningkatan latency, bottleneck proses, bahkan kegagalan sistem. Dengan demikian perlu dilakukan utilisasi pada CPU dan memori sehingga server dapat menangani permintaan data secara stabil. Salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan performa sistem informasi adalah vertical scaling, yaitu penambahan sumber daya perangkat keras seperti CPU dan memori pada server yang ada. Vertical scaling menjadi pendekatan paling relevan dan efektif untuk meningkatkan kinerja server database, terutama dalam sistem dengan struktur monolitik dan membutuhkan pemrosesan intensif dalam satu node. Penelitian ini mengkaji dampak penerapan vertical scaling terhadap performa operasional sistem informasi berbasis database melalui studi kasus implementasi di perusahaan. Hasil observasi menunjukkan peningkatan performa I/O dan penurunan beban CPU secara signifikan, yang berdampak langsung pada kecepatan akses data dan stabilitas sistem. Pendekatan ini terbukti mendukung peningkatan efisiensi operasional tanpa harus mengubah arsitektur sistem secara keseluruhan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
References
[1] F. Maira and M. I. P. Nasution, “Peranan serta implikasi sistem informasi manajemen dan teknologi informasi dalam mengoptimalkan kinerja bisnis suatu perusahaan,” Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, vol. 3, no. 1, pp. 20–29, 2024.
[2] K. C. . Laudon and J. P. . Laudon, Management information systems : managing the digital firm. Pearson Education, 2020.
[3] R. Behl, J. A. O’Brien, and G. M. Marakas, Management information systems. Noida: McGraw Hill (India), 2019.
[4] Y. Cahyaningrum et al., Arsitektur dan organisasi komputer. Yogyakarta: PT Penamuda Media, 2023.
[5] N. Nadia and M. I. P. Nasution, “Transformasi digital: peran sistem informasi manajemen dalam meningkatkan efisiensi organisasi,” Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, vol. 2, no. 1, pp. 627–634, 2025, doi: 10.61722/jemba.v2i1.675.
[6] U. K. Manne, “Horizontal vs. vertical scaling in modern database systems: a comparative analysis of performance and cost trade-offs,” International Journal of Computer Engineering and Technology (IJCET), vol. 15, no. 5, pp. 514–524, 2024, doi: 10.5281/zenodo.13851050.
[7] J. Wang et al., “PolarDB-IMCI: a cloud-native HTAP database system at Alibaba,” Proceedings of the ACM on Management of Data, vol. 1, no. 2, pp. 1–25, Jun. 2023, doi: 10.1145/3589785.
[8] Abraham. Silberschatz, H. F. Korth, and S. Sudarshan, Database system concepts. McGraw-Hill, 2020.
[9] A. Asriani, M. Amir, and A. Kadir, Sistem informasi manajemen teori & prinsip-prinsip dasar. Kendari: CV. Literasi Indonesia, 2024.
[10] N. Dragoni et al., “Microservices: yesterday, today, and tomorrow,” in Present and Ulterior Software Engineering, Cham: Springer International Publishing, 2017, pp. 195–216. doi: 10.1007/978-3-319-67425-4_12.
[11] C. Pahl and P. Jamshidi, “Microservices: a systematic mapping study,” in Proceedings of the 6th International Conference on Cloud Computing and Services Science, SCITEPRESS - Science and Technology Publications, 2016, pp. 137–146. doi: 10.5220/0005785501370146.